Loading...

Rabu, April 16, 2014

Motherboard, Ibu Dari Komponen Komputer

Motherboard
dari Wikipedia, ensiklopedia bebas

Sebuah motherboard (terkadang disebut juga dengan mainboard, system board, planar board, atau logic board, atau dalam bahasa gaulnya disebut mobo) adalah papan sirkuit tercetak (PCB / Printed Circuit Board) utama yang digunakan di dalam komputer atau system lainnya yang telah dikembangkan seperti tablet dan smartphone. Mobo memegang banyak komponen elektronik krusial dalam sebuah system, seperti misalnya Central Processing Unit (CPU) dan kartu memory, dan Mobo juga menyediakan konektor untuk peripherals atau peralatan lainnya. Tidak seperti sebuah backplane, sebuah motherboard mengandung sub-systems yang signifikan seperti misalnya prosessor dan komponen lainnya.

Motherboard secara spesifik menunjuk kepada sebuah PCB dengan kemampuan yang telah dikembangkan, dan sebagaimana namanya diberikan (mother), papan sirkuit ini memang ibarat seorang "ibu" dari seluruh komponen yang tertancap di atasnya, yang kadang termasuk kartu suara (sound cards), kartu grafis (video cards), kartu jaringan (network cards), hard drives (hardisk), dan media penyimpan data dalam berbagai bentuk lainnya, kartu TV Tuner, kartu yang menyediakan slot USB ekstra atau slot FireWire, dan berbagai jenis variasi dari komponen tambahan lainnya. Kata-kata mainboard digunakan untuk peralatan elektronik yang menggunakan satu papan saja tanpa kemampuan ekspansi dengan peralatan tambahan lainnya, seperti misalnya papan sirkuit kontrol untuk televisi, mesin cuci, dan berbagai peralatan elektronik terpadu lainnya.


SEJARAH MOTHERBOARD

Sebelum ditemukannya microprocessor (processor dalam ukuran mikro), sebuah komputer terdiri dari beberapa PCB dalam sebuah casing card-cage dengan seluruh komponennya terhubung melalui sebuah backplane, yaitu satu set socket interkoneksi. Dalam bentuk desain yang lebih jadul lagi, kabel-kabel dihubungkan dengan pin konektor, tapi PCB tak lama kemudian menjadi peralatan standar yang umum digunakan. Dulu, CPU, kartu Memory, dan peripherals disatukan dalam satu casing namun dalam PCB yang terpisah, yang tertancap di belakang backplane.

Pada masa akhir 1980-an hingga 1990-an, motherboard menjadi lebih sederhana dan ekonomis untuk memfasilitasi perkembangan fungsi peripherals yang semakin banyak untuk ditancapkan ke motherboard. Di akhir 1980-an, motherboard untuk PC sudah menggunakan single IC (juga disebut Super I/O Chips) yang mampu mendukung beberapa set peripherals berkecepatan rendah sekaligus seperti misalnya: keyboard, mouse, floppy disk drive, serial ports, dan parallel ports. Kemudian di akhir 1990-an, banyak motherboard untuk komputer personal (PC) sudah mendukung audio full range, video, media penyimpan, dan fungsi jaringan tanpa memerlukan kartu khusus sama sekali, namun untuk system yang menuntut kinerja lebih tinggi dalam penggunaan gaming 3 Dimensi dan pengerjaan grafis komputer tetap menggunakan kartu grafis terpisah sebagai komponen tambahan.

Komputer yang paling terkenal pada masa itu yakni Apple II dan IBM PC telah memperkenalkan diagram skema dan dokumentasi lainnya yang mengijinkan konstruksi terbalik dan penggantian komponen motherboard oleh pihak ketiga. Biasanya ditujukan untuk membangun sebuah komputer yang kompatibel dengan exemplars, banyak motherboard yang menawarkan performa tambahan atau fitur lainnya yang bisa digunakan untuk memperbaharui komponen asli buatan pabrikan.

DESAIN

Sebuah motherboard menyediakan koneksi elektrik yang digunakan oleh komponen lain untuk berkomunikasi dengan yang lainnya. Tetapi tidak seperti sebuah backplane, ia juga memuat CPU serta menghimpun sub-sistem dan perlengkapan lainnya.

Desktop yang umum digunakan pada masa kini memiliki microprocessor, memory utama, dan komponen penting lainnya yang terhubung kepada sebuah motherboard. Komponen lainnya seperti media penyimpan data eksternal, kontroler untuk tampilan video dan suara, dan perlengkapan peripherals juga bisa ditancapkan ke motherboard sebagaimana sebuah kartu plug-in atau menggunakan kabel, di komputer modern ini semakin umum untuk mengintegrasikan seluruh komponen dan peripherals ke dalam motherboard itu sendiri.

Sebuah komponen yang penting dari sebuah motherboard adalah chipset pendukung microprocessor, yang menyediakan dukungan antarmuka diantara CPU dengan beragam bus dan komponen eksternal. Chipset ini menentukan bagaimana dan dengan apa saja sebuah komputer dirakit, fitur, serta kemampuan dari motherboard tersebut.

Sebuah motherboard modern terdiri dari:
  • Sockets (atau slots) dimana satu atau dua microprocessor bisa ditancapkan. Dalam kasus CPU yang berada dalam BGA packages, seperti misalnya VIA C3, CPU sudah disolder langsung diatas papan sirkuit motherboard.
  • Slots dimana kartu memory utama sistem komputer ditancapkan (umumnya dalam bentuk modul DIMM yang berisikan chips DRAM).
  • Sebuah chipset yang membentuk koneksi antarmuka (interface) diantara bus sisi depan, memory utama dan bus peripherals.
  • Non-volatile memory chips (biasanya Flash ROM / Read Only Memory di motherboard modern) yang berisikan firmware sistem atau BIOS.
  • Sebuah generator jam yang memproduksi sinyal jam sistem untuk menyesuaikan (sinkronisasi) berbagai komponen di dalam komputer.
  • Slots untuk ekspansi berbagai macam kartu (koneksi antarmuka ke system menggunakan jalur bus yang didukung oleh chipset)
  • Konektor Daya (power connectors), yang menerima energi daya listrik dari power supply komputer dan mendistribusikannya kepada CPU, chipset, memory utama, dan kartu tambahan lainnya (seperti VGA card dan Sound Card misalnya). Sejak tahun 2007, beberapa jenis kartu grafis (contohnya GeForce 8 dan Radeon R600) membutuhkan daya yang lebih besar dari yang mampu disediakan oleh motherboard. Dan oleh karena itu, konektor khusus telah diperkenalkan untuk mengalirkan listrik langsung ke power supply. Kebanyakan media penyimpan data seperti hardisk juga menghubungkan power supply langsung melalui konektor khusus yang didedikasikan.

Sebagai tambahan, hampir semua motherboard sudah termasuk logic dan konektor untuk mendukung input device yang umum digunakan, seperti misalnya konektor PS/2 untuk sebuah keyboard dan mouse. PC zaman dahulu seperti Apple II atau IBM PC menyertakan hanya sedikit peripheral minimal yang didukung oleh motherboard. Terkadang tampilan antarmuka video juga diintegrasikan kepada motherboard, seperti contohnya: di Apple II dan sejumlah komputer yang kompatibel dengan IBM PC seperti IBM PC Jr, peripherals tambahan seperti kontroler disk dan serial ports disediakan sebagai kartu ekspansi tambahan.

Sehubungan dengan suhu tinggi yang dihasilkan oleh CPU komputer supercepat dan komponen-komponennya, motherboard modern hampir semuanya menyertakan pasta heat sinks dan lubang khusus untuk kipas CPU yang digunakan untuk membuang hawa panas tersebut.


Socket CPU

Socket atau slot CPU (Central Processing Unit) adalah sebuah komponen elektrikal yang tertancap pada sebuah Papan Sirkuit Tercetak /PCB (Printed Circuit Board) dan ia di desain untuk menampung sebuah CPU (juga disebut sebagai microprocessor). Ia adalah sebuah sirkuit terintegrasi yang sangat spesial dan di desain untuk penggunaaan jumlah spesifikasi konektor pin yang sangat tinggi. Socket CPU menyediakan beragam fungsi, termasuk struktur fisik untuk mendukung CPU, mendukung penggunaan heat sink, memfasilitasi penggantian CPU (sehingga mampu menekan biaya) dan yang paling penting adalah untuk membentuk koneksi antarmuka elektrikal antara CPU dengan PCB. Socket CPU dalam motherboard dapat ditemukan di hampir semua desktop PC dan komputer server (laptop umumnya menggunakan CPU yang sudah terintegrasi didalam motherboard), kebanyakan socket didasarkan pada arsitektur Intel X86. Setiap tipe socket CPU dan chipset motherboard harus mendukung seri CPU dan speed CPU yang akan ditanamkan ke dalamnya.
,

Selasa, April 15, 2014

Motherboard MSI B75MA-P33 Review


Intel® B75 Chipset Based

• OC Genie II: Auto Over Clock untuk meningkatkan performa hanya dalam 1 detik
• ClickBIOS II: tampilan antarmuka UEFI BIOS yang sangat mudah digunakan
• Mendukung USB 3.0 dan SATA 6Gb/second

Cara Memperbaiki Komputer Rusak

Mungkin Anda pernah mengalami hal ini: Komputer Anda rusak dan Anda tidak tahu bagaimana cara memperbaikinya. Jangan khawatir, sebelum Anda menghubungi teknisi atau mendatangi tempat atau jasa service komputer, Anda sebenarnya bisa untuk mencari tahu sendiri apa penyebab kerusakan komputer Anda. Siapa tahu kerusakan komputer Anda hanya disebabkan oleh masalah ringan dan tidak terlalu parah, sehingga bisa Anda perbaiki sendiri di rumah.

Untuk mengetahui apa penyebab kerusakan pada PC Anda, seberapa parah kerusakannya, dan bagaimana cara memperbaikinya, Anda diwajibkan terlebih dahulu untuk mengetahui apa saja parts komputer Anda dan Apa fungsinya. Berikut ini adalah tabel yang bisa membantu Anda memahami cara Komputer Anda bekerja.



Senin, April 14, 2014

Tips Bagaimana Cara Memperbaiki Komputer Yang Rusak

Banyak orang yang harus berhadapan dengan masalah pada komputer yang tidak mudah untuk diselesaikan. Terkadang masalah tersebut sangat mudah untuk dipecahkan, tetapi sulit untuk dicari penyebabnya. Jadi cara termudah untuk memperbaiki sebuah komputer adalah dengan mendiagnosa satu persatu kemungkinan kerusakannya. Artikel berikut ini akan membahas tentang sejumlah masalah yang umum atau sering dihadapi pada komputer Anda.

1. Periksalah POST. POST adalah singkatan dari Power On Self Test. Biasanya ini adalah hal pertama atau kedua yang muncul ketika sebuah komputer dinyalakan. Ini muncul sebelum komputer Anda mulai masuk kedalam Operating System / OS. POST akan menampilkan semua permasalah yang terjadi pada perangkat keras yang membuat komputer Anda gagal booting. POST juga bisa menampilkan permasalahan pada hardware yang membuat komputer bisa booting, tetapi tidak mampu untuk beroperasi dengan kekuatan penuh pada prosesnya.